Bambu Ternyata Rumput Raksasa!
Bambu bisa setinggi gedung bertingkat dan sekuat kayu. Tapi menurut ilmu biologi, bambu bukan pohon. Bambu adalah rumput, sekeluarga dengan padi, jagung, dan rumput di halaman rumahmu.
Rumput yang tumbuh paling cepat
Bambu termasuk famili Poaceae, keluarga rumput-rumputan. Batangnya berongga dan beruas-ruas, persis seperti batang padi, hanya jauh lebih besar. Beberapa jenis bambu bisa tumbuh hampir satu meter dalam sehari, menjadikannya salah satu tanaman dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Ada lebih dari 1.600 jenis bambu di dunia, dan lebih dari 150 jenis di antaranya tumbuh di Indonesia. Bambu terbesar bisa mencapai tinggi sekitar 30 meter, setara gedung sepuluh lantai.
Bambu dalam sejarah dunia
- Buku dari bambu: sebelum kertas ditemukan, orang Tiongkok kuno menulis di atas bilah bambu yang diikat menjadi gulungan.
- Petasan pertama: batang bambu yang dibakar akan meletus karena udara di dalam ruasnya memuai. Bunyi letusan ini dipakai untuk merayakan tahun baru, jauh sebelum ada bubuk mesiu.
- Seruling bansuri: seruling bambu dari India yang masih dimainkan sampai sekarang.
- Putri Kaguya: dongeng Jepang tentang seorang penebang bambu yang menemukan putri mungil di dalam batang bambu bercahaya.
- Lampu Edison: salah satu filamen awal bola lampu Thomas Edison dibuat dari serat bambu Jepang yang dibakar menjadi arang, dan mampu menyala lebih dari seribu jam.
Bambu di Nusantara
Di Indonesia, bambu dipakai untuk hampir segalanya: rumah, jembatan, pagar, anyaman, alat musik seperti angklung, sampai wadah memasak lemang. Rebung, tunas bambu muda, juga menjadi sayuran favorit.
Hewan pemakan bambu
Panda raksasa makan bambu hampir sepanjang hari, karena tubuhnya hanya bisa mencerna sebagian kecil dari makanan ini. Di Madagaskar ada lemur bambu emas yang sanggup memakan tunas bambu mengandung sianida dalam jumlah yang bisa membahayakan hewan lain seukurannya.
Bambu runcing
Bagi bangsa Indonesia, bambu punya makna khusus. Bambu runcing menjadi simbol perjuangan kemerdekaan, ketika rakyat melawan penjajah dengan senjata sederhana dari alam. Sampai sekarang, bambu runcing menghiasi banyak monumen perjuangan di berbagai kota.
Sumber
- Bamboo Phylogeny Group (2012). An updated tribal and subtribal classification of the bamboos (Poaceae: Bambusoideae). Bamboo Science and Culture.
- Widjaja, E. A. (2001). Identikit Jenis-Jenis Bambu di Jawa. Puslitbang Biologi LIPI.
- Glander, K. E. dkk. (1989). Consumption of cyanogenic bamboo by a newly discovered species of bamboo lemur. American Journal of Primatology.