Langsung ke konten
Selamat membaca.

Kenapa Zebra Belang? Ternyata Bukan karena Singa!

Kontributor Rakypktan
Estimasi waktu membaca

Selama ini banyak yang mengira belang zebra adalah kamuflase untuk mengecoh singa. Ternyata, setelah para ilmuwan menguji berbagai teori, jawaban yang buktinya paling kuat justru datang dari musuh yang jauh lebih kecil: lalat penggigit.

https://www.youtube.com/shorts/RxjIQAK8W3g

Zebra itu putih bergaris hitam atau sebaliknya?

Kalau bulunya dicukur, kulit zebra ternyata berwarna gelap. Belang putihnya muncul karena sebagian bulu tidak diberi pigmen. Jadi lebih tepat disebut hewan gelap bergaris putih. Pola belang setiap zebra juga unik, mirip sidik jari pada manusia, sehingga peneliti bisa mengenali zebra satu per satu dari fotonya.

Tiga teori, satu pemenang

  • Kamuflase dari pemangsa. Ide lamanya: belang membuat kawanan zebra membingungkan. Namun penelitian tahun 2016 menunjukkan singa dan hiena tidak bisa melihat belang zebra dengan jelas dari jarak jauh, apalagi saat senja ketika mereka berburu. Dari kejauhan, zebra tampak seperti kuda abu-abu biasa.
  • Pendingin tubuh. Garis hitam dan putih menyerap panas berbeda, sehingga diduga menciptakan aliran udara kecil yang mendinginkan kulit. Hasil ujinya belum konsisten.
  • Pengusir lalat. Teori inilah yang paling banyak didukung bukti percobaan.

Kuda berjas zebra dan sapi yang dicat belang

Di Inggris pada 2019, peneliti memakaikan jas bermotif zebra pada kuda, lalu merekam lalat kuda yang mendekat. Lalat tetap terbang ke arah kuda, tapi gagal mengerem dan mendarat dengan benar di jas belang. Lalat seperti kebingungan menangkap pola garis saat mendekat.

Pada tahun yang sama di Jepang, sapi hitam dicat garis putih ala zebra. Hasilnya, jumlah lalat penggigit yang hinggap berkurang sekitar setengahnya. Bagi peternak, ini bisa menjadi cara mengurangi penggunaan obat anti-serangga.

Di Afrika, lalat penggigit bisa menularkan penyakit berbahaya bagi kuda dan zebra. Bulu zebra juga lebih pendek dan tipis dibanding kuda, sehingga perlindungan ekstra dari belang sangat berguna.

Keluarga besar zebra

Zebra masih sekeluarga dengan kuda dan keledai. Nenek moyang keluarga kuda adalah Eohippus, hewan seukuran anjing kecil yang hidup sekitar 50 juta tahun lalu. Salah satu kerabat zebra, quagga, hanya bergaris di bagian depan tubuhnya. Quagga diburu habis-habisan, dan individu terakhirnya mati di kebun binatang Amsterdam pada 1883.

Belang zebra memang membantu, tapi bukan pelindung sempurna. Tiga spesies zebra yang tersisa masih terancam perburuan dan hilangnya habitat.

Sumber

  • Caro, T. dkk. (2019). Benefits of zebra stripes: Behaviour of tabanid flies around zebras and horses. PLOS ONE.
  • Kojima, T. dkk. (2019). Cows painted with zebra-like striping can avoid biting fly attack. PLOS ONE.
  • Melin, A. D. dkk. (2016). Zebra stripes through the eyes of their predators, zebras, and humans. PLOS ONE.
Apa yang kamu rasakan setelah membaca? Pilih satu reaksi untuk ikut memberi warna pada Poltek.ID.

Reaksi ini tersimpan di akunmu dan dihitung secara global pada artikel ini.